NAJIS
A. NAJIS
A. Arti Najis
S : Apakah arti najis menurut syara' ?
J : Arti najis menurut syara', yaitu segala sesuatu yang mencegah sahnya shalat, dan diharamkan juga memakannya.
B. Macam Najis
S : ada berapakah najis itu ?
J : Najis itu ada tiga, yaitu :
1. Najis Mughallazhah. Artinya najis yang sangat berat.
2. Najis Mutawassithah. Artinya najis yang pertengahan.
3. Najis Mukhaffafah. Artinya najis yang ringan.
1. Najis mughallazhah
S : Apakah najis mughallazhah itu dan bagaimanakah cara mensucikannya
J : Najis mughallazhah (berat), yaitu najis yang berat : yakni najis yang timbul dari anjing dan babi atau dari keturunan keduanya. Cara mensucikannya, lebih dahulu dihilangkan wujud najisnya, kemudian dibasuh dengan air yang bersih tujuh kali, dan salah satunya dicampur dengan tanah yang suci.
2. Najis Mutawassithah
S : Apakah najis Mutawassithah itu dan bagaimanakah cara mensucikannya ?
J : Najis Mutawassithah (sedang) yaitu najis yang bukan berasal dari anjing dan babi serta bukan dari keturunan keduanya. Misalnya najis air kencing, tahi, darah, nanah, arak, muntah muntahan, bangkai binatang, susu binatang yang haram diamakan dan sebagainya. Cara mensucikannya cukup dibasuh dengan air yang bersih (suci) hingga hilang warna, bau dan rasanya.
3. Najis Mukhaffafah
S : Apakah najis Mukhaffafah itu dan bagaimanakah cara mensucikannya ?
J : Najis Mukhaffafah (ringan), yaitu najis air kencing bayi laki-laki yang umurnya kurang dari 2 tahun dan belum makan apa-apa selain air susi ibu (asi). Cara mensucikannya cukup dengan memercikkan air diatasnya hingga basah, meskipun tidak mengalir.
Keterangan
Najis air kencing anak laki-laki yang sudah makan makanan atau anak kecil perempuan atau khuntsa (banci), maka kencingnya dihukum najis Mutawassithah.
0 komentar:
Posting Komentar